Kuala Lumpur, 23 September 2025 — Dalam rangka memperluas jejaring internasional dan mendorong kolaborasi akademik lintas negara, Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (SPs UM) mengirimkan delegasi yang terdiri atas Wakil Direktur SPs UM dan Koordinator Program Studi S2 & S3 Pendidikan Dasar (Dikdas) untuk melakukan kunjungan resmi ke Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22–23 September 2025.

Kunjungan ini bertujuan menjajaki potensi kerja sama strategis dalam berbagai bidang, khususnya penyelenggaraan kelas internasional, penelitian kolaboratif, co-teaching, serta program mobilitas mahasiswa dan dosen (in-bound dan out-bound).
Delegasi SPs UM diterima langsung oleh Asst. Prof. Dr. Noorseha Binti Ayob, Dean of Bank Rakyat School of Business, Innovation, Technology, and Entrepreneurship, yang mendampingi rombongan dalam tur fasilitas kampus UNIRAZAK. Kunjungan fasilitas ini memberikan gambaran komprehensif mengenai infrastruktur akademik, pusat inovasi, serta lingkungan pembelajaran yang mendukung kolaborasi internasional.

Puncak kunjungan berlangsung dalam sesi diskusi resmi bersama pimpinan UNIRAZAK, yang dipimpin langsung oleh Rektor UNIRAZAK dan Mohamed Fairuz Bin Mohamed Noor, selaku Chief Operating Officer (COO) UNIRAZAK, serta didampingi sejumlah staf ahli dari berbagai unit kerja. Dalam forum tersebut, kedua belah pihak menyampaikan komitmen kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan.

Beberapa poin strategis yang dibahas meliputi:
- Pengembangan kelas internasional bersama yang memadukan keunggulan kurikulum kedua institusi,
- Pelaksanaan penelitian kolaboratif di bidang pendidikan dasar, teknologi pembelajaran, dan kewirausahaan pendidikan,
- Implementasi co-teaching melalui sistem hybrid maupun daring,
- Penguatan program mobilitas akademik bagi mahasiswa S2/S3 dan dosen, baik dari Indonesia ke Malaysia maupun sebaliknya.
Wakil Direktur SPs UM menyatakan bahwa kerja sama dengan UNIRAZAK sejalan dengan visi SPs UM sebagai pusat unggulan pendidikan pascasarjana berstandar internasional. “Kami melihat UNIRAZAK sebagai mitra strategis yang memiliki komitmen kuat terhadap inovasi pendidikan dan kewirausahaan—dua pilar penting yang juga kami kembangkan di UM,” ujarnya.
Sementara itu, pihak UNIRAZAK menyambut positif inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk segera menyusun Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan formal kerja sama.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju sinergi akademik yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang baru bagi mahasiswa dan dosen SPs UM untuk terlibat dalam ekosistem pendidikan global yang dinamis dan inovatif.
Penulis: TNusantara-2025