Pada tanggal 15 Januari 2025, Yulianti, calon doktor dari Program Studi Pendidikan, akan mengajukan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran PAI Berbasis Proyek dalam Menguatkan Karakter Moderat Calon Guru Sekolah Dasar” dalam ujian sidang disertasi. Ujian ini akan diselenggarakan di hadapan dewan penguji yang terdiri dari para akademisi dan ahli pendidikan terkemuka.
Disertasi yang dipresentasikan oleh Yulianti ini didampingi oleh promotor, Prof. Nurul Murtadho, serta Ko Promotor 1, Prof. Yusuf Hanafi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis proyek, yang dapat menguatkan karakter moderat pada calon guru sekolah dasar. Fokus dari penelitian ini adalah untuk menciptakan pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter yang inklusif, toleran, dan moderat di kalangan calon guru.
Sidang disertasi ini akan melibatkan sejumlah penguji yang berkompeten di bidang pendidikan, antara lain Prof. Toto Nusantara, Prof. Adi Atmoko, Prof. Dedi Kuswandi, dan Prof. Achmad Sultoni. Selain itu, ujian ini juga akan melibatkan penguji eksternal, Prof. Dr. Kusaeri, M.Pd., yang berasal dari UIN Sunan Ampel Surabaya, yang akan memberikan penilaian serta perspektif dari luar dalam mengukur kontribusi penelitian ini terhadap pengembangan pendidikan agama Islam di Indonesia.
Melalui penelitian ini, Yulianti berharap dapat memperkenalkan model pembelajaran yang tidak hanya efektif dalam mengajarkan ilmu agama, tetapi juga berperan dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama pada calon guru, yang nantinya akan membentuk generasi yang lebih toleran dan berkarakter kuat di sekolah dasar.
Selamat kepada Yulianti atas pencapaian yang luar biasa ini. Semoga ujian sidang disertasinya berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan karakter moderat di kalangan calon guru.