Guizhou, 18-24 Juli 2024 – Program Studi Magister dan Doktor Pendidikan Dasar (Dikdas) Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (SPs UM) turut berpartisipasi dalam Pekan Kerjasama Pendidikan China-ASEAN 2024. Acara yang diselenggarakan oleh Guizhou Education Association for International Exchange (GEAIE) ini menggelar Program Pertukaran Budaya Pemuda Guizhou-ASEAN bertajuk “Bridge to See” dari tanggal 18 hingga 24 Juli 2024.

Program Bridge to See bertujuan untuk mempererat pertukaran budaya antara sekolah-sekolah di Guizhou, Tiongkok, dengan negara-negara anggota ASEAN. Selain itu, program ini juga membuka peluang kerjasama dalam bidang akademik, penelitian, serta pertukaran antara guru dan siswa, menciptakan saluran kolaborasi pendidikan yang lebih luas di antara para partisipan.

Prodi Magister dan Doktor Pendidikan Dasar SPs UM hadir sebagai bagian dari delegasi yang terdiri dari 36 orang, termasuk perwakilan dari Program Studi Magister dan Doktor PKJ (Pendidikan Kejuruan), Prodi Magister dan Doktor Dikdas, Tim dari UIN Jogja, serta pimpinan Sekolah Pascasarjana UM. Kehadiran delegasi ini menunjukkan komitmen SPs UM dalam memperluas jaringan kerjasama internasional serta memperkaya pengalaman mahasiswa dan dosen di ranah global.

Selama program berlangsung, para delegasi berkesempatan untuk terlibat dalam berbagai aktivitas yang memperkuat interaksi lintas budaya, termasuk kunjungan ke sekolah-sekolah di Guizhou, seminar akademik, serta diskusi kelompok mengenai pengembangan sistem pendidikan. Fokus utama dari program ini adalah mempromosikan kolaborasi multi-bidang antara provinsi Guizhou dan negara-negara ASEAN, khususnya dalam sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, pimpinan Sekolah Pascasarjana UM menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi jembatan bagi kedua belah pihak dalam menciptakan peluang kerjasama akademik dan budaya yang lebih luas. “Partisipasi kami dalam program ini membuka peluang baru untuk memperluas cakrawala kerjasama pendidikan, baik dalam pertukaran mahasiswa, dosen, maupun penelitian bersama,” ujarnya.

GEAIE sebagai penyelenggara juga berharap agar melalui Bridge to See, kolaborasi antar institusi pendidikan di Guizhou dan negara-negara ASEAN dapat terus berkembang, mendorong inovasi pendidikan yang lebih inklusif dan berorientasi global.

Program ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral antara lembaga pendidikan di China dan ASEAN, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dan dosen dalam memahami lebih dalam aspek budaya dan pendidikan di negara lain.

Dengan mengikuti Pekan Kerjasama Pendidikan China-ASEAN 2024, Prodi Magister dan Doktor Pendidikan Dasar SPs UM berharap dapat terus mengembangkan inisiatif kerjasama internasional dalam bidang pendidikan dasar, dan menjalin hubungan yang lebih erat dengan berbagai institusi pendidikan di Asia Tenggara dan Tiongkok. Narsum: Toto Nusantara

Berita terkait:
Instagram :
Instagram 1  Instagram 2, Instagram 3
Media sosial
Medsos 1   Medsos 2