Malang, 1 Maret 2024 – Program Studi Pendidikan Dasar Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (Dikdas SPs UM) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penggunaan Metaverse dalam pembelajaran bagi para guru di SDN Purwodadi 4, Kabupaten Pasuruan, pada hari ini, 1 Maret 2024. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para guru dalam memanfaatkan teknologi Metaverse sebagai media pembelajaran interaktif dan inovatif di kelas.
Dalam kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini, para dosen Dikdas SPs UM memperkenalkan konsep dan aplikasi Metaverse kepada para guru melalui sesi teori dan praktik. Diharapkan, melalui teknologi ini, pembelajaran di SDN Purwodadi 4 dapat lebih menarik dan interaktif, sehingga siswa menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Metaverse merupakan teknologi yang menggabungkan virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam bagi siswa. Pada pelatihan ini, guru-guru diajarkan cara membuat ruang belajar virtual dan memanfaatkan fitur-fitur interaktif yang ada di Metaverse untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam belajar. Selain itu, sesi praktik memungkinkan para guru langsung mengaplikasikan materi yang diberikan dengan menggunakan perangkat VR dan AR yang telah disediakan.
Dosen Dikdas SPs UM, yang juga pakar di bidang teknologi pendidikan, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu membantu para guru untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital, khususnya dalam penerapan teknologi terbaru seperti Metaverse. Dengan demikian, pendidikan di SDN Purwodadi 4 dapat lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan teknologi terkini.
Kepala Sekolah SDN Purwodadi 4 menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan apresiasinya atas upaya yang dilakukan oleh Dikdas SPs UM. “Kami sangat berterima kasih kepada para dosen Dikdas SPs UM yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pelatihan yang bermanfaat ini. Semoga melalui pelatihan ini, para guru dapat menginspirasi siswa untuk belajar lebih kreatif dan inovatif,” ujarnya.
Kegiatan ini adalah salah satu wujud komitmen Universitas Negeri Malang dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat memperoleh wawasan baru dalam pengajaran berbasis teknologi dan mampu membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan.